Pembangunan Kawasan Pangan Strategis Nasional di Kukar Capai 37 %
KUKAR - Pembangunan kawasan cadangan pangan strategis nasional yang berlokasi di Desa Tanjung Batu, kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara sudah mencapai 37%. Program yang diinisiasi oleh Kodim 0906 Tenggarong bersinergi dengan Pemerintah Desa Tanjung Batu, Pemkab Kukar dan PT. Bumi Hijau Pangan memiliki luas total 460 hektar, dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap.
Panglima Kodam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, saat melakukan peninjauan menyebutkan bahwa dilokasi tersebut, pihaknya telah menggunakan sistem pertanian terpadu, sistem tersebut merupakan program ketahanan pangan yang di dalamnya tidak hanya ada kawasan pertanian saja, namun ini juga ada perkebunan, perikanan dan perternakan.
“Saya meninjau kembali lokasi cadangan pangan yang kita siapkan di wilayah Kalimantan Timur tepatnya di desa Tanjung Batu, Kutai Kartanegara. Ini adalah program yang dilaksanakan sinergi dengan semuanya baik itu TNI, Kodam VI/Mulawarman, Korem, Dandim 0906/Tgr, termasuk pemerintah daerah serta unsur masyarakat lainnya,” kata Heri Wiranto, Rabu (16/12/2020).
Di lokasi terdapat informasi berupa gambaran dan luasan lahan yang sudah digarap, maupun yang sedang dalam proses penggarapan lahan yang dilakukan Dandim 0906/Tgr dibawah Binaan Teritorial Pangan Kodam VI/Mulawarman. Usai melihat pengembangan cadangan pangan strategis nasional tersebut, Mayjen TNI Heri Wiranto melanjutkan peninjauan lokasi kawasan pertanian diawali dengan penaburan benih ikan.
Kemudian dilanjutkan dengan melihat demplot hortikultura yang sudah terlihat menghijau, seperti kangkung, sawi, kemangi dan lainnya. Usai dari demplot lanjut lagi ke lokasi penggarapan padi sawah yang sebagian besar masih dalam proses pematangan lahan persawahan.
Heri menyakinkan bahwa program yang sudah direncanakan sebelumnya, dengan pembukaan lahan cadangan pangan bertujuan mengantisipasi segala kemungkinan dalam membantu masyarakat.
Bahkan program tersebut juga sebagai salah satu langkah yang ditempuh dalam mempersiapkan cadangan pangan strategis secara nasional.
“Mudah-mudahan ini berjalan sesuai progress yang sudah dirancang tahapannya. Saya juga melihat sudah mulai terlihat perkembangannya diawali penanaman padi terintegrasi dan ditargetkan tahun 2021 sudah bisa terealisasi semuanya,” katanya.
Sementara itu Sekda Kukar Sunggono mengatakan Pemkab Kukar menyambut baik dan mengapresiasi atas inisiasi Pandam VI/Mulawarman beserta jajarannya, sehingga pengembangan cadangan pangan strategis nasional di desa Tanjung Batu dapat berjalan baik.
“Pemkab Kukar juga sudah melakukan langkah-langkah dalam mendukung ketahanan pangan di Kukar. Dengan menyatukan komitmen semua OPD terlibat baik secara teknis maupun administrasi. Lahan ini juga menjadi perhatian pemerintah daerah yang nantinya akan dimasukkan dalam Peraturan Daerah (Perda), sehingga tidak terganggu dengan kepentingan lainnya,” kata Sunggono.
“Beberapa hal disampaikan Bupati melalui saya, bahwa bagaimana membangun sinergitas terutama desa setempat terhadap kawasan pertanian tersebut, sehingga pemanfaatan lahan ini tidak hanya dinikmati oleh warga desa Tanjung Batu tapi seluruh warga Kukar dan Kaltim umumnya,” jelas Sunggono. (adv/kn1)

admin