Wacana Pembangunan Jembatan Penghubung di Kecamatan Berbeda, Tumbuhkan Perekonomian

Wacana Pembangunan Jembatan Penghubung di Kecamatan Berbeda, Tumbuhkan Perekonomian

kukarews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah wacanakan bangun dua jembatan bentang lebar di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jembatan ini diyakini akan membuat perekonomian daerah tumbuh. Bila pembangunannya direalisasikan segera. 


Atensi pembangunannya juga menjadi harapan besar oleh masyarakat Kukar. Hal ini disampaikan warga dan sekaligus pengusaha sayur asal Kec. Loa Kulu, bernama Misni, ia mengatakan kepada media ini. Dirinya dan pemilik usaha di daerah ini sebetulnya telah lama mendengar rencana pembangunan jembatan itu. Namun hingga kini hanya sebatas cerita. 


"Kita tetap berharap jembatan itu bisa dibangun segera," ungkapnya kepada kukarnews.id, Kamis (21/4/2022).


Sebut Misni, bila jembatan itu dibangun dan bisa digunakan dalam waktu dekat. Masyarakat pasti akan menerima manfaat ekonomi yang dihasilkan. Sebab salah satu jembatan bila sesuai rencana akan dibangun tepat di Desa Loa Kulu Kota. Dimana lokasi yang dimaksud sangat dekat dengan pasar Loa Kulu, saat ini. 


"Otomatis komoditi pertanian setempat juga lebih mudah di distribusikan ke kecamatan lain. Ekonomi pedagang juga ikut meningkat," kuncinya. 


Hal senada juga disampaikan, Akademisi asal Univeritas Kutai Kartanegara,  Yonattan Palinggi, menyebut, pembangunan di infrastuktur di daerah ini sudah waktunya. Bukan tanpa alasan, pasalnya infrastuktur konektivitas wilayah adalah kunci tumbuhnya perekonomian daerah. "Pertumbuhan ekonomi adalah cerminan daerah," sebutnya. 


Pria yang juga diketahui sebagai Dosen di Fakultas Ekonomi di Universitas Kutai Kartanegara ini, menilai. Wilayah kabupaten ini sangat luas. Oleh sebab itu infrastuktur seperti jembatan di Kukar sangat penting, karena wilayahnya juga dipisahkan wilayah perairan. "Contohnya sungai mahakam yang melintasi Kec. Sebulu atau Loa Kulu," bebernya.

 

 "Jadi akses jalan dan jembatan harus menjadi prioritas pembangunan daerah dan hal itu sangat penting," sebutnya. Dengan adanya kedua jembatan itu dinilainya akan mampu mempercepat angkutan barang dan orang. Pembangunnya juga akan memicu pertumbuhan ekonomi. "Hal utama sekaligus membawa kesejahteraan masyarakat," tandasnya. 


Sambungnya, saat ini, Bupati Kukar Edy Damansyah dan Pemkab Kukar dinilainya sudah melakukan langkah strategis. Sebab pengaruh kedua jembatan pada dua kecamatan berbeda itu sangat besar. 


Selain itu disebut pria berusia 60 tahun, tersebut. Wilayah Kutai Kartanegara, adalah salah satu daerah penyangga Ibu Kota Negata (IKN) Nusantara. Oleh sebab itu sudah waktunya Kukar, berbenah dan mempersiapkan diri. "Nantinya jutaan orang dari pulau jawa juga akan pindah kesini. Pemkab harus mempersiapkan infrastuktur dengan baik, karena juga sarana investasi," kuncinya. 


Sedangkan melalui, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Restu Irawan, menyebut. Pemerintah daerah memang berencana membangun jembatan di dua wilayah kecamatan di Kukar. Rincinya, jembatan pertama berada di Kec. Sebulu, yang menghubungkan Desa Sebulu Modern-Serbaya sedangkan di Kec. loa Kulu jembatan akan menghubungkan desa Desa Loa Kulu Kota-Loa Buah. 

"Sudah kami proses serta membuat dokumennya, tinggal kita harap ada bantuan dana dari pemerintah pusat, karena APBD tidak bisa membiayai semuanya," jelas Restu Irawan. 


Diteruskannya rencana pembangunan kedua jembatan itu secara teknis, jembatan di Sebulu memerlukan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 500 Miliar. Dengan tipe jembatan busur  pengkung baja, dengan bentang sepanjang 443 meter. "Mudah-mudahan ada atensi dari pusat jadi pusat tinggal melaksanakan," sebutnya. 


Lalu di jelaskan Restu, untuk jembatan yang lokasinya berada di Desa Loa Kulu Kota, dan berlolasi tepat di depan taman desa itu. Akan menggunakan tipe jembatan gantung dengan dua lajur. Dan memiliki bentang jembatan sepanjang 600 meter dan menghabiskan uang sebesar Rp. 900 miliar. "Struktur jembatan di Loa Kulu kayak Mahkota Dua di Samarinda," pungkasnya. (adv/pkom/kn3/rhi)