Dorong Transformasi Ekonomi: Serahkan Bantuan Pertanian, Perikanan, dan Tinjau Infrastruktur

Dorong Transformasi Ekonomi: Serahkan Bantuan Pertanian, Perikanan, dan Tinjau Infrastruktur

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya melepaskan diri dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju pengembangan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan visi besar yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029, yakni “Terwujudnya Fondasi Pusat Pangan, Pariwisata, dan Industri Hijau yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, bersama Wakil Bupati Rendi Solihin, melalui kunjungan kerja (kunker) ke wilayah hulu Kukar. Dalam agenda ini, Pemkab Kukar tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi pertanian dan perikanan, tetapi juga memastikan infrastruktur pendukung mobilitas hasil produksi masyarakat berjalan optimal.

Kunker diawali dengan penyerahan bantuan alat produksi perkebunan kepada kelompok tani di lima desa, yakni Desa Kahala, Kahala Ilir, Tuana Tuha, Teluk Muda, dan Teluk Bingkai. Bantuan tersebut berupa pupuk dan bibit unggul yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

“Ini diharapkan dapat membantu mendukung produksi pertanian masyarakat setempat,” ungkap dr Aulia.

Tak hanya sektor pertanian, Pemkab Kukar juga memberikan perhatian serius pada sektor perikanan. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aulia menyerahkan 69 unit perahu fiber kepada kelompok nelayan, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat sarana tangkap dan mendukung keberlanjutan usaha perikanan di wilayah pesisir.

Bupati Aulia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak sebatas sarana dan prasarana (sapras) untuk petani dan nelayan. Pemkab Kukar juga berkomitmen memberikan dukungan pemasaran agar hasil produksi dapat terserap pasar dengan baik.

Selain itu, untuk memastikan kelancaran distribusi hasil pertanian dan perikanan, Aulia meninjau langsung rencana pembangunan akses jalan penghubung Desa Kahala Ilir ke Dusun Pandamaran, Desa Tuana Tuha. Infrastruktur ini dinilai strategis untuk mempercepat mobilitas dan memangkas jarak tempuh antarwilayah.

“Pembangunan jalan ini diharapkan memangkas jarak tempuh antar kedua desa, sekaligus memperlancar mobilitas hasil pertanian dan perikanan masyarakat setempat,” tutup Aulia. (adv/prokomkukar/kn2/rhi)