Tangani Stunting di Tingkat Desa/kelurahan, DPMD Beri Pelatihan Kepada 2.397 Kader Posyandu

Tangani Stunting di Tingkat Desa/kelurahan, DPMD Beri Pelatihan Kepada 2.397 Kader Posyandu

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan intervensi berupa pelatihan kepada seluruh kader di setiap posyandu yang ada di Kukar. 

 

Total kader posyandu yang ada di Kukar mencapai 3.995 orang. Hingga saat ini, proses pelatihan terus diberikan secara bertahap. Total yang sudah mendapat pelatihan jumlahnya mencapai 2.397 kader posyandu. 

 

“Di setiap posyandu itu ada lima kader masing-masing, yang sudah diikutkan pelatihan perwakilan tiga kader, duanya menyusul,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, Senin (8/7/2024). 

 

Keberadaan kader posyandu menjadi salah satu unsur penting dalam percepatan penanganan stunting, khususnya di Kukar. Apalagi Kukar memiliki target yang sama dengan pemerintah pusat pada 2024 ini, yakni angka stunting jadi 14 persen. 

 

Bahkan, Bupati Kukar Edi Damansyah pernah berucap memiliki target besar dalam menurunkan angka stunting. Ia optimis stunting Kukar bisa turun hingga zero atau nol di tahun 2025 mendatang. 

 

Untuk itu, Arianto bersama jajarannya pun secara masif melakukan kegiatan-kegiatan untuk mencapai target tersebut. Harapannya, kader posyandu yang telah mendapat pelatihan bisa melukan tugasnya secara optimal. 

 

Melakukan penyuluhan tentang pola asuh balita agar anak tumbuh sehat, aktif, cerdas dan tanggap. Dalam kegiatan itu, kader bisa memberikan layanan konsultasi, konseling, diskusi kelompok, dan demonstrasi dengan orang tua/keluarga balita. 

 

Tak kalah penting, asupan bergizi bagi anak usia dini. Persoalan gizi menjadi pelik jika tak ditangani sedari awal, utamanya saat 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak. 

 

“DPMD masuk dalam kinerja intervensi sensitif, fokus terhadap kelembagaan seperti pelatihan kader dan pembangunan posyandu,” paparnya. (adv/diskominfokukar/kn3/stg/rhi)