Pembangunan RSUD Tipe C di Muara Badak

Pembangunan RSUD Tipe C di Muara Badak

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memulai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berlokasi di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak. Pembangunan ini diperkirakan akan memakan anggaran senilai Rp 63 miliar.


RSUD tersebut akan dibangun sesuai standar tipe C,  dan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada Senin (10/7/2023).


RSUD itu nantinya dapat menuntaskan masalah kesehatan di daerah pesisir Kukar. Terutama bagi warga di tiga kecamatan, yakni Muara Badak, Marangkayu, dan Anggana, yang selama ini harus pergi ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan.


"Selama ini yang kami ketahui, warga di sana lebih banyak berobat di Samarinda karena lebih dekat," jelas Bupati Edi Damansyah.


Dirinya berharap, dalam proses pengerjaan proyek pembangunan rumah sakit tersebut tidak ada kendala. Untuk memastikannya, ia pun telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Kukar untuk melakukan pekerjaan pembangunan rumah sakit dengan baik.


"Saya minta betul-betul Dinas PU dan jajaran kontraktor yang sudah mendapatkan kepercayaan ini melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya," tegasnya.


Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr Martina Yulianti, memberikan penjelasan bahwa rancangan desain gedung RSUD tersebut dibuat oleh dinasnya. Namun, pengerjaan fisik bangunan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kukar.


Rumah sakit yang dibangun di atas tanah seluas dua hektare tersebut memiliki fasilitas lengkap. Nantinya, RSUD itu akan memiliki ruang unit gawat darurat (UGD), ruangan rawat jalan, ruang perawatan intensif, ditambah fasilitas radiologi, laboratorium, ruang operasi, dan 100 tempat tidur untuk pelayanan rawat inap.


Dinkes Kukar juga sedang fokus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk rumah sakit tersebut. Ia menyebut akan ada seleksi dan penerimaan tenaga kesehatan untuk rumah sakit Muara Badak.


ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di bidang kesehatan akan diterima sebagai pegawai. Namun, sementara tenaga kesehatan yang diterima akan bekerja di RS Muara Badak akan ditugaskan terlebih dahulu di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kukar, sambil menunggu rumah sakit Muara Badak di Desa Tanjung Limau diresmikan.


Dengan berdiri dan beroperasinya rumah sakit tersebut, ia pun berharap kehadirannya di daerah pesisir Kukar akan memberikan kemudahan. Jadi, warga sekitar tidak perlu lagi berobat atau menerima pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan di Samarinda atau Bontang.


"Kita perkirakan pada awal 2024, rumah sakit Muara Badak akan mulai beroperasi," ucapnya. (kn1/rhi/advprokomkukar)