Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi 6 Kali Berturut-turut

Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi 6 Kali Berturut-turut

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin beserta masyarakat menyambut kedatangan kafilah Kukar yang berpartisipasi dalam MTQ ke-44 Kalimantan Timur di Kota Balikpapan. 


Mereka  berkumpul di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong untuk menyambut kedatangan 60 Kafilah Kutai Kartanegara. Mereka dikawal dengan iringan sholawat dan dihiasi oleh mobil pembawa trofi bergilir. Dengan perjuangan para kafilah Kanupaten Kutai Kartanegara berhasil mempertahankan gelar tersebut untuk keenam kalinya.


“Saya berterimakasih kepada masyarakat dan para kafilah. Alhamdulillah kita mampu membawa pulang piala ini enam kali berturut,” ujar Bupati Edi Damansyah, Senin (22/5/2023).


Pemerintah Kabupaten Kukar berjanji memberikan bonus kepada para juara MTQ di tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Nasional. Bupati Edi Damansyah telah menyiapkan Beasiswa Kukar Idaman (Beasiswa Tuntas) bagi para juara MTQ tingkat Kabupaten.


Beasiswa ini akan membantu mereka dalam menyelesaikan pendidikan, dan jika melanjutkan ke perguruan tinggi, akan diberikan beasiswa penuh selama 8 semester.


Bagi juara umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur, pemenang pertama akan diberangkatkan umroh dan menerima uang tunai sebesar Rp 25 juta. Juara kedua akan mendapatkan Rp 22 juta bersama dengan pelatihnya, sementara juara ketiga akan menerima Rp 19 juta bersama dengan pelatihnya.


“Karena prestasi yang dicapai oleh anak-anak ini tidak lepas dari pelatih. Bonus ini bagian dari menepati janji kita. Alhamdulillah prestasinya juga tercapai,” kata Edi Damansyah.


Sedangkan, Untuk para juara pertama di tingkat Nasional, Bupati Edi Damansyah berjanji memberikan apresiasi berupa sebuah rumah di Grand Teriti Tenggarong. Bupati telah meminta tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) untuk segera mengambil tindakan cepat dan praktis dalam pembinaan dan pelatihan untuk mempersiapkan kafilah Kutai Kartanegara dalam menghadapi kompetisi nasional.


Kata Edi, pembinaan bisa dilakukan mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan dan terus diperbaiki untuk meningkatkan kualitas kafilah Kukar. “Bidang apapun pembinaannya, kami akan optimalkan membina anak asli Kukar. Saya sangat percaya, jika pembinaan baik pasti hasilnya baik,” pungkasnya.  (adv/diskominfo/kkr/kn1/rhi)