Bupati Kukar Resmikan Outlet Dekranasda Kutai Kartanegara, Wadah Promosi Produk Lokal

Bupati Kukar Resmikan Outlet Dekranasda Kutai Kartanegara, Wadah Promosi Produk Lokal

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah secara resmi membuka Outlet Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), yang berlokasi di Jalan Pattimura, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong.


Dirinya memastikan pelaku UMKM yang terpilih untuk mengisi outlet Dekranasda telah terfasilitasi dan terakomodasi. Tetapi dirinya berharap setiap pelaku UMKM yang mengisi outlet dapat mengakomodasi sesama pelaku usaha atau pengrajin.


“Saya juga minta aktifkan ini. Karena memang inikan menjadi salah satu tujuan kalau ada wisatawan yang berwisata ke Tenggarong,” ucap Edi Damansyah. Kamis (7/7/2022).


Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Arfan Boma mengatakan, pembukaan ini menandakan terfasilitasinya kelompok masyarakat pengrajin. Juga sebagai wadah pelaku UMKM meningkatan kapasitas, keragaman produk, hingga dapat bersaing dengan daerah lain.


“Kami akan coba intervensi, melakukan penetrasi di peningkatan kapasitas pelaku, maupun keanekaragaman dari produk kreativitas mereka. Mulai dari kemasannya hingga perizinannya,” sebut Boma.


Terkait promosi dan penyebarluasan informasi produk Outlet Dekranasda, Boma sebut akan dikembangkan melalui aplikasi yang telah dimiliki Disperindag. Sebagaimana upaya mereka dalam mengembangkan produk lokal hingga dapat bersaing, terproteksi dan bisa dikenal luas masyarakat.


“Perlahan-lahan, ini baru selesai kami benahi. Ke depan mungkin kami bikinkan pelang, komplek Dekranasda, komplek pusat kerajinan, kuliner tradisional. Termasuk juga arah panah sebagai pemandu wisatawan menuju Dekranasda sebagai Objek Destinasi Tujuan Wisata (ODTW),” jelasnya.


Perihal akomodasi produk di seluruh Kecamatan Kabupaten Kukar, Boma menjawab saat ini masih terhambat pada beberapa keterbatasan. Tetapi Sekretariat Dekranasda telah mempersiapkan ruangan untuk menampung produk dari 18 kecamatan di Kukar.


“Tidak ada persoalan jadinya, sambil melihat ke depannya. Kalau pasarnya besar akan kami buat tempat tersendiri. Dengan catatan progresifnya bagus,” sebutnya.


“Jadi jika pengunjung banyak, akan kami siapkan parkiran di seberang Dekranasda (aset Pemkab Kukar). Karena ini salah satu upaya Pemkab Kukar dalam memulihkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (adv/dkom/kn1/rhi)