Pemkab Kukar Gandeng Seluruh Pihak untuk Maksimalkan Hilirasasi Pertanian
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak semua pihak terutama para pemangku kepentingan untuk memaksimalkan hilirisasi produk pertanian.
Pihak yang berperan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha dan perguruan tinggi hingga masyarakat dalam memproduksi pertanian.
Hal ini dilakukan Pemkab Kukar untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berbahagia melalui pemasaran produksi hasil pertanian yang berdampak pada pemasukan ekonomi bagi petani juga bisa meningkat.
Bupati Kukar Edi Damansyah memiliki target, selaku mitra Ibu Kota Nusantara Kukar didorong menjadi lumbung pangan Kaltim.
“Fokus saya dalam penanganan masalah pertanian harus tertangani secara merata di Kabupaten Kutai Kartanegara, demi mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim,” jelasnya.
Sejumlah upaya pembangunan pertanian dilakukan demi mewujudkan target tersebut. Seperti pembangunan 120 embung skala kecil, pembangunan dan perbaikan jalan 120 kilometer jalan usaha tani maupun jalan produksi, membentuk unit usaha pertanian pada Perusahaan Daerah (Perusda).
Kemudian mendorong pembentukan unit usaha pertanian BUMDesa, termasuk koperasi petani. Dilakukan juga peningkatan areal tanam jagung seluas 30.000 hektare, memfasilitasi sarana dan prasarana bagi 25.000 nelayan ataupun pembudi daya ikan, serta membangun sentra Industri Kecil Menengah (IKM).
Melalui upaya-upaya ini, Edi bersyukur karena Kukar masih menjadi penyumbang padi terbesar di wilayah Kaltim, jumlahnya lebih dari 45,39 persen. “Berdasarkan data BPS Kaltim 2021, Kukar masih menjadi penyumbang padi terbesar di Provinsi Kaltim,” terangnya.
Dia berharap bisa mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim dengan bantuan seluruh pemangku kepentingan. Apalagi IKN Nusantara akan berpindah ke Kaltim dalam waktu dekat, tentunya kebutuhan pangan bakal meningkat. (kn1/rhi/advprokomkukar)
admin