Pamsimas, Solusi Pemenuhan Air Bersih di Daerah
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara terus mendorong program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau Pamsimas. Pamsimas dinilai sebagai solusi untuk pemenuhan air bersih di daerah.
Di tahun 2022, ada lima kawasan desa yakni di Desa Loa Kulu dan Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Desa Lamin Telihan di Kecamatan Kenohan, Desa Kelekat di Kecamatan Kembang Janggut serta Desa Batuq di Kecamatan Muara Muntai menerima bantuan pembangunan sarana Pamsimas.
Sedangkan pada 2023 direncanakan ada 66 unit pamsimas akan dibangun pada sejumlah desa di Kukar.
"Untuk membangun Pamsimas setiap desa, pihak desa akan menerima Rp 400 juta," jelas Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar, Supriadi Agus.
Pembangunan fasilitas Pamsimas meliputi tempat penampungan air, pipa filterisasi, dan pompa air. Selanjutnya pendistribusian air akan melalui pipa menuju pemukiman di wilayah desa.
Desa penerima bantuan Pamsimas, sebelumnya kondisinya memperhatikan. Sebab sejumlah desa tersebut sejak berdiri tidak memiliki sarana pengolah air bersih. Masyarakatnya secara turun temurun hanya memanfaatkan air aliran sungai untuk, MCK.
"Desa yang disasar oleh pemerintah memang kesulitan air bersih sebelumnya," tambahnya.
Sementara itu Sekertaris Disperkim Kukar, Muhammad Aidil, memberikan penjelasan. Pembangunan Pamsimas di Kukar adalah program prioritas pemerintah daerah. Program tersebut tercatat dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RJPMD) 2022-2026.
Program yang dijalan selama lima tahun kedepan itu untuk memastikan pengentaskan daerah tanpa air bersih.
"Paling utama program ini menyasar dusun-dusun yang sulit tersentuh layanan perusahaan daerah air minum (PDAM),” jelasnya. (kn1/rhi/advprokomkukar)
admin