Dispora Kaltim Bekali Ribuan Pemuda dengan Keterampilan Praktis

Dispora Kaltim Bekali Ribuan Pemuda dengan Keterampilan Praktis

kukarnews.id, SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar program pelatihan kecakapan hidup di 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur dengan target peserta mencapai 3.500 orang.

 

Program pelatihan ini menyajikan beragam keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, seperti desain grafis, tata boga, barber shop, tata rias, perbengkelan, peternakan, hingga ukir kayu. Pilihan keterampilan yang ditawarkan disesuaikan dengan potensi dan minat masing-masing daerah.

 

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Mardareta, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pelatihan kecakapan hidup di akhir tahun ini. "Evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana program ini berjalan efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan," ujar Mardareta.

 

Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam menyusun program pelatihan pada tahun 2025. "Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan kualitasnya," tambahnya.

 

Mardareta menjelaskan bahwa program pelatihan kecapan hidup yang diselenggarakan Dispora Kaltim difokuskan pada pembekalan keterampilan dasar. "Setelah peserta mendapatkan pelatihan dasar, mereka dapat mengembangkan keterampilannya lebih lanjut dengan mengikuti pelatihan lanjutan yang diselenggarakan oleh dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan," jelasnya.

 

Dispora Kaltim juga berupaya memberikan kesempatan yang sama bagi semua pemuda untuk mengikuti pelatihan. Oleh karena itu, peserta yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya tidak diharuskan untuk mengikuti pelatihan yang sama. "Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemuda lain yang belum pernah mengikuti pelatihan untuk mengembangkan potensinya," tegas Mardareta.

 

Mardareta berharap para peserta pelatihan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan baik. "Kami ingin para pemuda Kaltim menjadi generasi yang mandiri dan produktif. Dengan memiliki keterampilan yang memadai, mereka dapat menciptakan lapangan kerja sendiri atau berkontribusi dalam pembangunan daerah," tutupnya. (adv/disporakaltim/dc/rhi)